Disiplin 1 yaitu fokus pada yang sangat penting.

Ketika sebuah tim memiliki 2-3 goal biasanya mereka bisa menuntaskan 2-3 goal mereka tadi. Tapi Ketika tim menambah goal menjadi 4-10 goal. Berapa goal menurut anda yang bisa tercapai? Justru mereka sedang membuat suatu kemunduran. Ini disebut hukum “hasil lebih yang semakin menurun”. Ini sama halnya dengan gravitasi. Anda bisa mengabaikannya tapi ia tak akan mengabaikan anda. Ketika jumlah goal 11-25, tidak ada pencapaian yang diraih, selain aktifitas harian yang membutuhkan perhatian dan dipelihara (whirlwind).

Tapi tanpa pencapaian bukan berarti tim itu tidak mendapatkan hasil. whirldwind masih terjadi Tanpa pencapaian artinya tim tidak melakukan suatu hal yang baru, artinya konsep kepemimpinan (leadership) menjadi tidak relevan. Ini adalah pemikiran yang cukup sederhana. Sangat sulit bagi Sebagian besar tim atau organisasi untuk memahaminya dan ini sebabnya.

Bayangkan sebentar mengenai goal yang berjumlah 11-20, dan tanyakan pada diri anda. Dalam pengalaman anda apakah 11-20 goals itu muncul dari ide ide baik atau buruk? Hampir selalu berawal dari ide yang baik dan itulah masalahnya. Akan selalu ada lebih banyak ide ide baik dibandingkan kemampuan mengeksekusinya. Apple, dikenal sebagai salah satu perusahaan paling inovatif di dunia. Ternyata bukan bagaimana mereka memikirkan diri mereka sendiri. Kutipan tim cook yang sangat bagus kepada para pemilik saham di tahun 2008, “kami adalah perusahaan yang paling fokus yang saya tahu, atau yang pernah saya baca, atau sepengetahuan saya kami banyak menolak ide ide bagus bahkan ide hebat setiap harinya. Untuk menjaga sejumlah hal yang kita fokuskan. Sesedikit mungkin agar kita dapat mencurahkan energi yang sangat besar untuk hal yang kita pilih. Di meja tempat duduk anda sekarang ini anda bisa meletakkan semua produk buatan apple, tetapi apple menghasilkan $40 miliar dari produk produk tersebut.

Ada 2 perangkap fokus yang harus diwaspadai :
Perangkap 1: selalu setuju dengan semua ide-ide yang bagus.
Perangkap 2: menjadikan semua yang ada di dalam whirlwind menjadi goal

Kita perlu mengukur banyak hal didalam whirwind (aktivitas yang untuk menjadi operasionalnya, tapi meskipun anda bisa mengukur sesuatu bukan berarti itu harus dijadikan optimalisasi goalnya). Kalau kita mencoba mengoptimalkan semua hal yang ada di dalam whirlwind, terutama jika membutuhkan perubahan perilaku kita pasti akan menghambat organisasi kita. Tak masalah jika whirlwind menghabiskan 80% dari energi suatu organisasi, itu life support organisasi. Tapi jangan habiskan 100% energi yang ada. Gunakan 20% sisanya pada hal yang akan membuat semua perbedaan, hal yang memiliki dampak yang luar biasa bagi organisasi. Itulah yang kita sebut dengan Wildy Important Goal atau (WIG). Terapkan 4 diciplines of execution untuk mencapai wildly important goal. Sederhananya, 4 diciplines of execution adalah perangkat untuk mencapai WIG. WIG dapat dikembalikan lagi kedalam whirlwind. Masih terpantau tapi sudah tidak memerlukan 4DX (Diciplines of Executive) dan kemudian tim dapat memilih WIG yang lain lagi.

Berikut adalah 4 aturan WIG yang perlu kita perhatikan
1. Satu orang hanya punya satu WIG di waktu yang bersamaan
2. WIG anda seharusnya mewakili satu aspek dari pekerjaan tim anda, bukan keseluruhan jumlah kegiatan

Jika anda memiliki usaha kecil anda tak akan mengharapkan WIG anda akan memberi keuntungan. Jika anda mengelola sebuah tim penjualan anda tak mau WIG jadi total pendapatan anda karena pada kedua contoh tadi WIG mewakili seluruh pekerjaan, termasuk semua aktivitas saat whirlwind walaupun anda sudah memilih 1 goal anda belum benar benar mempersempit fokus anda

  1. Pilih WIG yang mewakili gap paling krusial

Dalam memilih WIG jangan hanya mempertimbangkan hal yang terpenting, tapi pertimbangkan juga hal yang paling beresiko untuk dicapai. Contohnya, dalan dunia penerbangan hal yang paling utama adalah keselamatan. Tapi tidal dalam situasi yang beresiko. Mereka telah membuat perbaikan dalam sector ini. Kita tak ingin mereka melakukan sesuatu yang berbeda maka keamanan bukanlah hal ideal untuk jadi WIG. Dalam memilih WIG anda, pertimbangkan sector mana yang membutuhkan penerapan 4 disciplines  yang akan berdampak yang paling besar

  1. Buat batas akhir yang tegas untuk setiap WIG

Suatu ukuran kesuksesan, dalam bentuk “dari x ke y pada KAPAN” dimana x adalah garis START nya, y adalah garis FINISH nya dan kapan adalah datelinenya. Pikirkan! Dimana posisi kita saat ini? Kemana kita harus pergi? Dan kapan harus tiba? goals sangat sering dipahami hanya secara umum dengan sekian banyak measures yang hanya membuat akuntabilitasnya menjadi menyesatkan.

Tahun 1950an program antariksa amerika yang baru berdiri bercita cita memimpin dunia dalam penjelajahan ruang angkasa dan itu hal yang merupakan goal yang baik, dimana banyak measures yang terkait dengan hal tersebut namun fokusnya sangat kurang jelas, demikian pula halnya dengan kejelasan serta akuntabilitasnya.

Pada tahun 1961, John F Kennedy mengatakan sesuatu yang agak berbeda. Dia berkata bahwa “kita terbangkan manusia ke bulan di akhir decade ini dan membawanya Kembali ke bumi dengan selamat”. Saat dia mengatakan itu, “dari x ke y dan kapan waktunya” dia membuat garis yang jelas di atas pasir, akuntabilitasnya pun meningkat dan hal lain juga menarik, engagement nya pun ikut meningkat dan kita tidak percaya bahwa peningkatan engagement disebabkan meningkatnya akuntabilitas. Tapi kita percaya kedua hal tadi sama sama meningkat karena di dalam otak manusia terdapat tombol “permainan aktif” dan apakah kennedy menyadarkannya atau tidak, dia telah menekan tombol “permainan aktif” tersebut