“EV ERYONE CAN RISE ABOVE THEIR CIRCUMSTANCES AND ACHIEVE SUCCESS IF THEY ARE DEDICATED TO AND PASSIONATE ABOUT WHAT THEY DO.”

– NELSON MANDELA –

Setiap orang bisa naik di atas kondisinya saat ini dan mencapai kesuksesa jika mereka memiliki dedikasi dan bersemangat dengan apa yang mereka lakukan“.

Nelson Mandela menyatakan bahwa ; “Semua orang bisa berdiri diatas situasinya dan mendapatkan kesuksesan bila mereka mendedikasikan dan bersemangat dengan apa yang mereka kerjakan.”

Nelson Mandela terkenal sebagai seorang yang cerdas, bahkan selalu mendapatkan prestasi akademis yang terbaik. Dengan bekal tekad dan kuat serta pengetahuan yang dimilikinya, Mandela segera menjadi sosok yang begitu aktif. Ia aktif dalam pergerakan sosial anti apartheid.

Ia tidak pernah takut untuk terus berjuang  membela kemanusiaan, tanpa lelah ia terus membesarkan koridor dirinya agar dapat setara dengan para kulit putih dengan rasa damai tanpa saling membenci dan tanpa kekerasan.

Selama 20 tahun ia berjuang untuk Afrika, ia  selalu melakukan semua tuntu ta nnya secara damai. Ia tidak pernah sekalipun melakukan atau memprovokasi aksi kekerasan. la bahkan tidak pernah meminta rakyat kulit hitam untuk melawan pemerintahan di Afrika Selatan atas dasar rasisme.

Prinsip nir-kekerasan (anti-kekerasan) ini selalu dipegang teguh dalam langkah perjuangan Mandela bersama kelompoknya. Karena prinsip-prinsip dari pergerakannya inilah, Mandela jadi begitu disukai banyak pejuang kulit hitam sebagai sosok pahlawan.

Namun sangat dibenci oleh kulit putih, sehingga Mandela sempat ditangkap dan dipenjara seumur hidup. la ditempatkan dalam sebuah sel kecil tanpa tempat tidur tanpa pipa air. la bahkan harus menerima berbagai hukuman yang tidak manusiawi.

Hal tersebut tidak kemudian menyempitkan koridor dalam dirinya, namun justru membuatnya terus melanjutkan perjuangannya dengan menguatkan tekad dan semangat.

Hebatnya,  meskipun di  dalam  penjara  Mandela  masih  bisa  meraih gelar   Bachelor of Law degree dari University of London melalui program penyesuaian.

Mandela tetap menjadi simbol dari kekuatan kulit hitam untuk melawan apartheid. Bahkan, di luar penjara, muncul gerakan kampanye internasional untuk membebaskan Mandela.

Semua perjuangan Nelson Mandela tersebut didasari oleh kekuatan visualisasinya. Dia telah banyak menulis tentang bagaimana visualisasi membantunya mempertahankan sikap positif di masa penahanannya selama 27 tahun.

“Saya terus memvisualisasikan ketika saya berjalan bebas dari penjara, berulang-ulang saya membayangkan apa yang saya mau lakukan”.

4 tahun setelah bebas dari penjara karena perjuangannya yang tidak pernah padam itu, maka Peak Performancenya adalah ia terpilih sebagai Presiden kulit  hitam pertama di Afrika Selatan pada periode 1994-1999 dan juga  mendapatkan hadiah berupa  nobel perdamaian.

Pada usia 95 tahun, Nelson Mandela menghembuskan nafas terakhirnya. Sosok Mandela begitu menginspirasi banyak orang, bahkan setelah ia meninggal pun ia tetap menjadi sosok inspiratif bagi perdamaian seluruh dunia.

Dalam pidatonya, Zuma yang merupakan Presiden Afrika kala itu menyampaikan warisan pemikiran hebat Mandela,

“Wherever we are in the country, wherever we are in the world, let us reaffirm his vision of a society in which none is exploited, oppressed or disposed by another,

Di mana pun kita di negara ini, di mana pun kita di dunia, biarkan kita menetapkan visinya dalam sebuah masyarakat … ang tiada seorang pun tereksploitasi, tertekan, atau dirampas oleh orang lainnya.

 Sebagai bentuk penghargaan terhadap Mandela, setiap tanggal 18 Juli ditetapkan sebagai hari Mandela. Hari Mandela adalah hari internasional untuk mempromosikan perdamaian global.