gallery-item

 

“ PEOPLE DON’T UNDERSTAND THAT WHEN I GREW UP,

I WAS NEVER THE MOST TALENTED,

I WAS NEVER THE BIGGEST,

I WAS NEVER THE FASTEST,

I CERTAINLY WAS NEVER THE STRONGEST,

THE ONLY THING I HAD WAS MY WORK ETHIC,

AND THAT’S BEEN WHAT HAS GOTTEN ME THIS FAR ”

– Tiger Woods –

 

“ ORANG-ORANG TIDAK MENGERTI

KETIKA SAYA BERTUMBUH, SAYA BUKAN ORANG YANG BERTALENTA BESAR,

SAYA TIDAK PERNAH JADI YANG TERBESAR MAUPUN YANG TERCEPAT,

SAYA TENTU SAJA TIDAK PERNAH MENJADI YANG TERKUAT,

SATU-SATUNYA HAL YANG SAYA MILIKI ADALAH ETOS KERJA,

DAN HAL ITULAH YANG TELAH MEMBAWA SAYA SAMPAI SEJAUH INI.”

 

Tiger Woods bukanlah seseorang yang istimewa. Pada saat bertumbuh ia bukan seseorang yang sangat berbakat, bukan yang terbesar, tercepat ataupun terkuat. Hanya etos kerja yang membuatnya bisa sampai sejauh ini.

Hal ini baru salah satu cara yang membulatkan tekadnya untuk membesarkan koridor dirinya. Cara lain yang ia lakukan agar ia terus mencapai prestasi, ia lakukan melalui visualisasi.

Tiger Woods mempelajari bagaimana cara bervisualisasi semenjak dia masih kecil dari ayahnya, Earl. Tiger memvisualisasikan untuk mengarahkan ke mana gerak bola Golf-nya pergi dengan tepat.

Tiger Woods seringkali meraih gelar juara. Pada saat meraih kemenangan ia selalu mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi ke udara. Dia tersenyum lebar, memperlihatkan kelegaan yang teramat besar. Ia selalu merayakan kemenangan dan kesuksesannya dengan caranya sendiri.

Melalui golf, Tiger Woods menjadi legenda di Amerika Serikat. Peak Performance yang didapatnya merupakan prestasi sejati yang tidak pernah berhenti. Tiger woods menggunakan visualisasi untuk menjadi salah satu pemain Golf terbaik di dunia pada saat ini.

Setelah Anda membaca kisah para tokoh dunia yang terus membesarkan koridornya, silakan Anda mengisi lembar aktivitas berikut, potensi apa saja yang akan Anda visualisasikan dan perbesar koridornya.

“setiap orang memiliki kemauan untuk menang, tetapi hanya pemenang yang memiliki kemauan untuk menyiapkannya”

“Everyone has the desire to win, but only the champion has the desire to prepare”